Senin, 20 Januari 2020

MODUL 2.2 : KOMPUTER DAN JARINGAN DASAR ( TOPOLOGI DAN MEDIA JARINGAN KOMPUTER)

5. Topologi  Jaringan  Komputer
Topologi  jaringan  komputer  merupakan  diagram  yang  mewakili  cara  komputer  terhubung  dalam  jaringan.  Berikut  merupakan  macam-macam  topologi  jaringan  komputer,  yaitu  :


5.1 Star  Topology  (Topologi  Bintang)
Star  Topology  (Topologi  Bintang)  merupakan  sekumpulan  komputer  yang dihubungkan  dengan  komputer  yang  berada  pada  pusat  konfigurasi  yang  berbentuk bintang  yang  berperan  sebagai  pengontrol  komunikasi  dan  memberikan  layanan komputer  lain.

Keuntungan  Topologi  Star :
·  Paling  fleksibel.
·  Pemasangan/Perubahan  stasiun  sangat  mudah  dan  tidak  mengganggu bagian  jaringan lain
·  Kontrol  terpusat.
·  Kemudahan  deteksi  dan  isolasi  kesalahan/kerusakan  pengelolaan jaringan.

Kekurangan  Topologi  Star  :
·  Boros.
·  Perlu  penanganan  khusus.
·  Kontrol  terpusat  (HUB)  jadi  elemen  kritis.

5.2 Ring  Topology  (Topologi  Cincin)
Ring  Topology  (Topologi  Cincin)  merupakan  sekelompok  komputer  yang  saling terhubung  dan  membentuk  konfigurasi  cincin,  dimana  salah  satu  berperan  sebagai  server.


Keuntungan  Topology  Ring  :
·  Tidak  terjadinya  collision  atau  tabrakan  pengiriman  data  seperti  pada  topologi  Bus,  karena  hanya  satu  node  dapat  mengirimkan  data  pada  suatu  saat,  tingkat  kerumitan  jaringan  rendah  (sederhana),  juga  bila  ada  gangguan  atau  kerusakan  pada  suatu  sentral  maka  aliran  trafik  dapat  dilewatkan  pada  arah  lain  dalam  system.

Kekurangan  Topology  Ring  :
·  Dalam  setiap  node  dalam  jaringan  akan  selalu  ikut  serta mengelola  informasi  yang  dilewatkan  dalam  jaringan,  sehingga  bila  terdapat  gangguan  di  suatu  node  maka  seluruh  jaringan  akan  terganggu.

5.3 Bus  Topology  (Topologi  Bus)
Bus Topology (Topologi Bus) merupakan sekumpulan komputer  yang saling terhubung pada kabel khusus (bus), dimana salah satu komputer berperan sebagai server.

Keuntungan  Topologi  Bus  :
·  Hemat  kabel.
·  Layout  kabel  sederhana.
·  Pengembangan  jaringan  atau  penambahan  workstation  baru  dapat dilakukan  dengan mudah  tanpa  mengganggu  workstation  lain.

Kekurangan  Topologi  Bus  :
·  Deteksi  dan  isolasi  kesalahan  sangat  kecil.
·  Kepadatan  lalu  lintas  pada  jalur  utama.
·  Kelemahan  dari  topologi  ini  adalah  apabila  terdapat  gangguan  di
    sepanjang  kabel  pusat  maka  keseluruhan  jaringan  akan  mengalami
    gangguan.

5.4 Tree Topology (Topologi Pohon)
Tree Topology (Topologi Pohon) merupakan kombinasi karakteristik antara topologi bintang dan topologi bus. Topologi ini terdiri atas kumpulan topologi bintang yang dihubungkan dalam satu topologi bus sebagai jalur tulang punggung atau backbone. Komputer-komputer dihubungkan ke hub,  sedangkan hub lain dihubungkan sebagai jalur tulang punggung.

Topologi  jaringan  ini  disebut  juga  sebagai  topologi  jaringan  bertingkat,  topologi  ini  biasanya  digunakan  untuk  interkoneksi  antar  sentral  dengan  hirarki  yang  berbeda.  Untuk  hirarki  yang  lebih  rendah  digambarkan  pada  lokasi  yang  rendah  dan  semakin  keatas  mempunyai  hirarki  semakin tinggi.  Topologi  jaringan  jenis  ini  cocok  digunakan  pada  sistem  jaringan  komputer.

Pada jaringan pohon, terdapat beberapa tingkatan simpul atau node. Pusat atau simpul yang lebih tinggi tingkatannya, dapat mengatur simpul lain yang lebih rendah tingkatannya. Data yang dikirim perlu melalui simpul pusat terlebih dahulu. Misalnya untuk bergerak dari komputer dengan node-3 ke komputer node-7 seperti halnya pada gambar, data yang ada harus melewati node-3, 5 dan node-6 sebelum berakhir pada node-7.

Keuntungan  Tree  Topology  :
·  Dapat  terbentuknya  suatu  kelompok  yang  dibutuhkan  pada  setiap  saat.  Sebagai  contoh,  perusahaan  dapat  membentuk  kelompok  yang  terdiri  atas  terminal  pembukuan,  serta  pada  kelompok  lain  dibentuk  untuk  terminal  penjualan.


Kekurangan  Tree  Topology  :
·  Apabila  simpul  yang  lebih  tinggi  kemudian  tidak  berfungsi,  maka  kelompok  lainnya  yang  berada  dibawahnya  akhirnya  juga  menjadi  tidak  efektif.

5.5 Mesh  Topologi  (Topologi  Mesh)
Topologi mesh adalah suatu bentuk hubungan antar perangkat dimana setiap perangkat terhubung secara langsung ke perangkat lainnya yang ada di dalam jaringan. Akibatnya, dalam topologi mesh setiap perangkat dapat berkomunikasi langsung dengan perangkat yang dituju (dedicated links).

Keuntungan Topologi Mesh :
  • Hubungan dedicated links menjamin data langsung dikirimkan ke komputer tujuan tanpa harus melalui komputer lainnya sehingga dapat lebih cepat karena satu link digunakan khusus untuk berkomunikasi dengan komputer yang dituju saja (tidak digunakan secara beramai-ramai/sharing).
  • Memiliki sifat Robust, yaitu apabila terjadi gangguan pada koneksi komputer A dengan komputer B karena rusaknya kabel koneksi (links) antara A dan B, maka gangguan tersebut tidak akan mepengaruhi koneksi komputer A dengan komputer lainnya.
  • Privacy dan security pada topologi mesh lebih terjamin, karena komunikasi yang terjadi antara dua komputer tidak akan mempengaruhi koneksi komputer A dengan komputer lainnya.
  • Memudahkan proses identifikasi permasalahan pada saat terjadi kerusakan koneksi antar komputer.


Kekurangan Topologi Mesh :
  • Membutuhkan banyak kabel dan port I/O. Semakin banyak komputer di dalam topologi mesh maka diperlukan semakin banyak kabel links dan port I/O.
  • Hal tersebut sekaligus juga mengindikasikan bahwa topologi jenis ini rumit karena setiap komputer harus terkoneksi secara langsung dengan komputer lainnya maka instalasi dan konfigurasi menjadi lebih sulit.
  • Banyaknya kabel yang digunakan juga mengisyaratkan perlunya space yang memungkinkan di dalam ruangan tempat komputer-komputer tersebut berada.

5.6 Topologi Hybird
Pengertian Topologi Hybrid adalah Kombinasi dari dua atau lebih topologi berbeda berpadu menjadi satu bentuk baru pada sistem jaringan komputer. Bila topologi berbeda terhubung ke satu sama lainnya dan tidak menampilkan satu karakteristik topologi tertentu maka bentuk desain jaringan ini disebut topologi jaringan hybrid.

Kelebihan Topologi Hybrid
  • Salah satu keuntungan yang menonjol topologi hybrid adalah fleksibilitas. Topologi jaringan hybrid dirancang sedemikiana rupa sehingga dapat diterapkan untuk sejumlah lingkungan jaringan yang berbeda.
  • Hybrid mengkimbinasikan konfigurasi yang berbeda tapi dapat bekerja dengan sempurna untuk jumlah lalu lintas jaringan yang berbeda.
  • Menambahkan koneksi perifer lain cukup mudah, seperti node baru dan/atau periferal dapat terhubung antar topologi berbeda
  • Dibandingkan dengan jenis topologi komputer lainya, topologi ini terpercaya. Memiliki toleransi kesalahan yang lebih baik. ketika sejumlah topologi berbeda terhubung ke satu sama lain
  • Ketika link tertentu dalam jaringan komputer mengalami gangguan, tidak menghambat kerja dari jaringan lainnya.
  • Jenis topologi dapat dikombinasikan dengan jenis-jenis topologi jaringan komputer lain tanpa harus membuat perubahan apapun pada  topologi yang telah ada.
  • Kecepatan topologi konsisten, seperti menggabungkan kekuatan dari masing-masing topologi dan menghilangkan kelemahannya. Oleh sebab itutopologi jaringan hybrid sangat efisien
  • Kelebihan topologi hybrid yang paling penting adalah mengabaikan kelemahan topologi berbeda yang terhubung dan hanya akan dipertimbangkan segi kekuatannya walaupun topologi jaringan hybridkelihatan sangat rumit tapi merupakan solusi  untuk perluasan jaringan tanpa harus merombak topologi jaringan yang teleh terbangun sebelumnya.

Kelemahan Topologi hybrid
  • Karena merupakan penggabungan beberapa bentuk menjadi topologi hybrid, maka pengelolaan topologi  akan menjadi lebih sulit.
  • Dari segi ekonomisnya jaringan hibrid sulit dipertahankan karena membutuhkan biaya yang lebih topologi tinggi dibandingkan dengan topologi jaringan yang murni dalam satu bentuk. Faktor biaya dapat dihubungkan dengan biaya penambahan hub dan Biaya pengkabelan yang meningkat untuk membangun bentuk topologi ini.
  • Instalasi dan konfigurasi dari topologi ini sulit karena ada topologi yang berbeda yang harus dihubungkan satu sama lainnya, pada saat yang sama harus dipastikan bahwa tidak satupun dari node dijaringan gagal berfungsi sehingga membuat instalasi dan konfigurasi topologi hybrid menjadi sangat sulit.

SUMBER : INTERNET

6. Media  Jaringan  Komputer
Jaringan komputer (jaringan) adalah sebuah sistem yang terdiri atas komputer -Media transmisi utama adalah komunikasi lewat satelit.

6.1 Jaringan  Komputer  Dengan  Media  Komputer
Kabel STP (Shielded Twisted Pair)&Kabel UTP (Unshielded Twisted Pair)

Kabel STP adalah bagian  dari  kabel  tembaga  yang  memiliki  dua  pembungkus  pada  masing-masing  kabelnya.  Pelindung  tersebut  terdapat  pada  setiap  pasang  kabelnya  yang  dilindungi  oleh  timah  dan  setiap  pasang kabel tersebut masing-masing dilapisi dengan pelindung. Kabel STP terdiri dari 4 jalinan yang erat dengan inci yang berbeda-beda pada tiap jenis STP. STP biasa digunakan bersamaan dengan konektor RJ-45 yang mampu mengirimkan data  lebih banyak dari LAN. Kabel UTP adalah sebuah jenis kabel jaringan yang menggunakan bahan dasar mentega tembaga, yang tidak dilengkapi dengan shield internal. UTP merupakan jenis kabel yang paling umum yang sering digunakan di dalam jaringan local (LAN), karena memang harganya yang rendah, fleksibel dan kinerja yang ditunjukkannya relative bagus. Dalam kabel UTP terdapat insulasi satu lapis yang melindungi kabel dari ketegangan fisik atau kerusakan tapi, tidak seperti STP insulasi tersebut tidak melindungi kabel dari interferensi elektromagnetik. Kabel UTP memiliki impendasi kira-kira 100 ohm dan tersedia dalam beberapa kategori yang ditentukan dari kemampuan transmisi data yang dimilikinya seperti gambar table berikut :

Kategory  1.
Kabel  UTP  Category  1  (Cat1)  adalah  kabel  UTP  dengan  kualitas  transmisi  terendah,  yang  di  desain  untuk  mendukung  komunikasi  suara  analog  saja.  Kabel  Cat1  digunakan  sebelum  tahun  1983  untuk  menghubungkan  telepon  analog  Plain  Old  Telephone  Service  (POTS).  Karakteristik  kelistrikan  dari  kabel  Cat1  membuatnya  kurang  sesuai  untuk  digunakan  sebagai  kabel  untuk  mentransmisikan  data  digital  di  dalam  jaringan  komputer,  dan  karena  itulah  tidak  pernah  digunakan  untuk  tujuan  tersebut.


Kategori  2.
Kabel  UTP  Category  2  (Cat2)  adalah  kabel  UTP  dengan  kualitas  transmisi  yang  lebih  baik  dibandingkan  dengan  kabel  UTP  Category  1  (Cat1),   yang  didesain  untuk  mendukung  komunikasi  data  dan  suara  digital.  Kabel  ini  dapat  mentransmisikan  data  hingga  4  megabit  per  detik.  Seringnya,  kabel  ini  digunakan  untuk  menghubungkan  node-node  dalam  jaringan  dengan  teknologi  Token  Ring  dari  IBM.  Karakteristik  kelistrikan  dari  kabel  Cat2  kurang  cocok  jika  digunakan  sebagai  kabel  jaringan  masa  kini.  Gunakanlah  kabel  yang  memiliki  kinerja  tinggi  seperti  Category  3,  Category  4,  atau  Category  5.


Kategori  3.
Kabel  UTP  Category  3  (Cat3)  adalah  kabel  UTP  dengan  kualitas  transmisi  yang  lebih  baik  dibandingkan  dengan  kabel  UTP  Category  2  (Cat2),  yang  didesain  untuk  mendukung  komunikasi  data  dan  suara  pada  kecepatan  hingga  10  megabit  per  detik.  Kabel  UTP  Cat3  menggunakan  kawat-kawat  tembaga  24-gauge  dalam  konfigurasi  4  pasang  kawat  yang  dipilin  (twisted-pair)  yang  dilindungi  oleh  insulasi.  Cat3  merupakan  kabel  yang  memiliki  kemampuan  terendah  (jika  dilihat  dari  perkembangan  teknologi  Ethernet),  karena  memang  hanya  mendukung  jaringan  10BaseT  saja.  Seringnya,  kabel  jenis  ini  digunakan  oleh  jaringan  IBM  Token  Ring  yang  berkecepatan  4  megabit  per  detik,  sebagai  pengganti  Cat2.


Kategori  4.
Kabel  UTP  Category  4  (Cat4)  adalah  kabel  UTP  dengan  kualitas  transmisi  yang  lebih  baik  dibandingkan  dengan  kabel  UTP  Category  3  (Cat3),  yang  didesain  untuk  mendukung  komunikasi  data  dan  suara  hingga  kecepatan  16  megabit  per  detik.  Kabel  ini  menggunakan  kawat  tembaga  22-gauge  atau  24-gauge  dalam  konfigurasi  empat  pasang  kawat  yang  dipilin  (twisted  pair)  yang  dilindungi  oleh  insulasi.  Kabel  ini  dapat  mendukung  jaringan  Ethernet  10BaseT,  tapi  seringnya  digunakan  pada  jaringan  IBM  Token  Ring  16  megabit  per  detik.


Kategori  5.
Kabel  UTP  Category  5  (Cat5)  adalah  kabel  dengan  kualitas  transmisi  yang  jauh  lebih  baik  dibandingkan  dengan  kabel  UTP  Category  4  (Cat4),  yang  didesain  untuk  mendukung  komunikasi  data  serta  suara  pada  kecepatan  hingga  100  megabit  per  detik.  Kabel  ini  menggunakan  kawat  tembaga  dalam  konfigurasi  empat  pasang  kawat  yang  dipilin  (twisted  pair) yang  dilindungi  oleh  insulasi.

Kabel  STP  adalah  bagian  dari  kabel  tembaga  yang  memiliki  dua  pembungkus  pada  masing-masing  kabelnya.  Pelindung  tersebut  terdapat  pada  setiap  pasang  kabelnya  yang  dilindungi  oleh  timah  dan  setiap  pasang  kabel  tersebut  masing-masing  dilapisi  dengan  pelindung.  Kabel  STP  terdiri  dari  4  jalinan  yang  erat  dengan  inci  yang  berbeda-beda  pada  tiap  jenis  STP.  STP  biasa  digunakan  bersamaan  dengan  konektor  RJ-45  yang  mampu  mengirimkan  data  lebih  banyak  dari  LAN. Cara  Pemasangan  Kabel  UTP,  terdapat  dua  jenis  pemasangan  kabel  UTP  yang  umum  digunakan  pada  jaringan  komputer  terutama  LAN,  yaitu  Straight  dan  Cross  Over.

6.2 Jenis Pemasangan Kabel UTP/STP
6.2.1 Kabel  Straight
Kabel  straight  merupakan  kabel  yang  memiliki  cara  pemasangan  yang  sama antara  ujung  satu  dengan  ujung  yang  lainnya.  Kabel  stright  digunakan  untuk menghubungkan  2  device  yang  berbeda.
Contoh  penggunaan  kabel  straight  adalah  sebagai  berikut  :

  1. Menghubungkan  antara  komputer  dengan  switch.
  2. Menghubungkan  komputer  dengan  LAN  pada  modem cable/DSL.
  3. Menghubungkan  router  dengan  LAN  pada  modem  cable/DSL.
  4. Menghubungkan  switch  ke  router.
  5. Menghubungkan  hub  ke  router.

Urutan  Kabel  Straight  :


6.2.2 Kabel  Cross  Over
Kabel  cross  over  merupakan  kabel  yang  memiliki  susunan  berbeda  antara  ujung  satu  dengan  ujung  dua.  Kabel  Cross  Over  digunakan  untuk  menghubungkan  2  device  yang  sama.
Contoh  penggunaan  kabel  cross  over  adalah  sebagai  berikut  :

  1. Menghubungkan  2  buah  Komputer  secara  langsung.
  2. Menghubungkan  2  buah  switch.
  3. Menghubungkan  2  buah  hub.
  4. Menghubungkan  switch  dengan  hub.
  5. Menghubungkan  komputer  dengan  router.

Urutan  kabel  Cross  Over  :

7. Cara  Krimping  Kabel  Straight  dan  Cross  Over
Untuk  membuat  sebuah  kabel  jaringan  menggunakan  kabel  UTP  ini  terdapat  beberapa  peralatan  yang  perlu  kita  siapkan,  yaitu  kabel  UTP,  Connector  RJ-45,  Crimping  tools  dan  RJ-45  LAN  Tester,  contoh  gambarnya  seperti  dibawah  ini  :
a. RJ-45

b. Crimping  Tool

c. Lan  Tester
d. Kabel  UTP / STP
7. Praktek  Membuat  Kabel  Straight

  1. Kupas  bagian  ujung  kabel  UTP,  kira-kira  2  cm.
  2. Buka  pilinan  kabel,  luruskan  dan  urutkan  kabel  sesuai  Standar  TIA/EIA 368B.
  3. Setelah  urutannya  sudah  sesuai  standar,  potong  dan  ratakan  ujung  kabel.
  4. Masukkan  kabel  yang  sudah  lurus  dan  sejajar  tersebut  ke  dalam  konektor RJ-45,  dan  pastikan  semua  kabel  posisinya  sudah  benar.
  5. Lakukan  Crimping  menggunakan  crimping  tool,  tekan  crimping  tool  dan pastikan  semua  pin  (kuningan)  pada  konektor  RJ-45  sudah  menggigit tiap-tiap  kabel.
  6. Setelah  selesai  pada  ujung  yang  satu,  lakukan  lagi  pada  ujung  yang  lain.
  7. Langkah  terakhir  adalah  mengecek  kabel  yang  sudah  kita  buat  tadi dengan  menggunakan  LAN  tester,  nyalakan  dan  pastikan  semua  lampu LED  menyala  sesuai  dengan  urutan  kabel  yang  kita  buat.


8. Kabel  Coaxial
Tampilan  fisik  kabel  ini  terdiri  dari  kawat  tembaga  sebagai  inti  yang  dilapisi  oleh  isolator  dalam,  lalu  dikelilingi  oleh  konduktor  luar  kemudian  dibungkus  dengan  bahan  semacam  PVC  sebagai  lapisan  isolator  paling  luar.  Untuk  penggunaan  kabel  coaxial  ini  sudah  jarang  digunakan  karena  pada  umumnya  orang  membangun  jaringan  komputer  dengan   kabel  twisted  pair.
9. Kabel  Fiber  Optic
Kabel  Fiber  optic  adalah  sebuah  kabel  yang  terbuat  dari  serat  kaca  dengan  teknologi  canggih  dan  mempunyai  kecepatan  transfer  data   yang  lebih  cepat  dari  pada  kabel  biasa,  biasanya  fiber  optic  digunakan  pada  jaringan  backbone  (Tulang  Punggung)  karena  dibutuhkan  kecepatan  yang  lebih  dalam  dari  jaringan  biasa  baik  LAN,  WAN  maupun  MAN  karena  dapat  memberikan  dampak  yang  lebih  pada  kecepatan  dan  bandwith  karena  fiber  optic  ini  menggunakan  bias  cahaya  untuk  mentransfer  data  yang  melewatinya  dan  sudah  barang  tentu  kecepatan  cahaya  tidak  diragukan  lagi  namun  untuk  membangun  jaringan  dengan  fiber  optic  dibutuhkan  biaya  yang  cukup  mahal  di  karenakan  dibutuhkan  alat  khusus  dalam  pembangunannya.

0 Komentar:

Posting Komentar