Minggu, 19 Januari 2020

MIKROTIK : Instalasi Mikrotik OS di Komputer Menggunakan Virtual Box


Jika anda membeli RouterBoard Mikrotik biasanya sudah langsung bisa digunakan tanpa perlu lagi melakukan instalasi RouterOS, tinggal memasukkan lisensi saja. Namun jika anda tidak ingin menggunakan RouterBoard atau hanya ingin menggunakan PC sebagai Mikrotik tentunya anda harus melakukan instalasi Mikrotik ke PC dulu. Nah, ada beberapa cara install Mikrotik ke PC. Mikrotik dapat di install di PC dengan menggunakan beberapa cara, yaitu:
  1. ISO Image: menggunakan Compact Disc (CD) instalasi. Silahkan download file berekstensi. ISO yang tersedia dan kamu harus “membakarnya” ke dalam media CD kosong.
  2. NetInstall; melalui jaringan komputer (LAN) dengan Satu Disket, atau menggunakan Ethernet yang mendukung proses menyalakan komputer (booting) komputer melalui Ethernet Card. NetInstall dapat dilakukan pada sistem operasi Windows 95/98/NT4/2000/XP.
  3. Mikrotik Disk Maker: membutuhkan beberapa buah disket ukuran 3,5″ yang nant inya akan disalin pada hard disk saat instalasi dilakukan. Dengan menggunakan tools FloppyMaker.exe.
Dari ketiga cara tersebut, cara pertama yang menggunakan CD ISO image yang paling populer dan paling banyak digunakan. Jadi kali ini kita akan membahas cara yang pertama dulu. Cara instalasi Mikrotik menggunakan ISO image memang cukup mudah dilakukan. Anda hanya perlu mendownload file ISO Mikrotik RouterOS, burn ke CD, boot ke CD itu dan install Mikrotik nya. Oke Sekarang kita akan mulai bahas cara install Mikrotik RouterOS di PC, silahkan simak cara berikut ini :
  • Download file ISO Mikrotik nya. Kalian bisa download disini http://Mikrotik.co.id/download.php dan Burn file ISO nya ke CD.
  • Masukkan cd Mikrotik ke dalam cd/dvd room.
  • Setting bios komputer anda, pada booting awal (first boot)nya adalah cd/dvd room anda.
  • Setelah di setting maka komputer anda akan booting pertama kali ke cd/dvd room anda. 
  • Jika berhasil maka akan muncul tampilan seperti dibawah ini.
 


2.1.3 Instalasi RoutersOS pada VirtualBox
Disini kita menggunakan VirtualBox untuk menjalankan RouterOS Mikrotik secara virtual. Tujuannya adalah agar kita tetap bisa belajar dan oprek-oprek Mikrotik tanpa harus punya RouterBoard nya. Langsung saja, langkah-langkah nya sebagai berikut.
Langkah Instalasi :
  • 1) Langkah awal yang harus diambil adalah dengan double klik pada Icon Oracle VM VirtualBox

  • 2) Maka akan muncul tampilan awal pada Oracle VM VirtualBox seperti gambar dibawah ini yang siap untuk digunakan, lalu klik New kemudian akan muncul kotak dialog dan anda dapat mengisikan Name dengan nama Virtual Machine, disini saya mengisikan dengan nama “Mikrotik”. Lalu pilih Other untuk sistem operasinya dan pilih Other untuk versinya, jika sudah selesai pilih Next .






  • 3) Langkah selanjutnya, akan muncul kotak dialog untuk mengatur berapa besar RAM yang akan digunakan untuk mesin virtual kita. Saya disini mengalokasikan sekitar 64 MB, lalu klik Next

  • 4) VirtualBox menyediakan opsi untuk membuat hasrddisk baru atau menggunakan harddisk yang ada sebagai Disk Start-Up. Secara default, sudah diatur untuk membuat Harddisk baru. Maka biarkan saja secara default, lalu Next

 

  • 5) Pada kotak dialog selanjutnya, pilih VDI (Virtualbox Disk Image), lalu pilih Next


  • 6) Kemudian pada kotak dialog selanjutnya terdapat dua opsi untuk memilih ukuran Fixed size (ukuran tetap) atau Dynamically allocates (ukuran dinamis) yang dialokasikan sesuai kebutuhan anda, kalau saya memilih ukuran Dynamically alocated, lalu pilih Next



7) Pada kotak dialog berikutnya untuk mengatur ukuran Virtual Disk, namun secara default VirtualBox mengalokasikan ruang disk 2GB untuk sistem baru. Lalu pilih Create


8) Selanjutnya mesin Virtual siap digunakan, lalu pilih Setting. Maka akan muncul jendela, lalu pilih Storage dan klik pada Controller IDE , gambar Disk (empty) kemudian Add Master Mikrotik lalu klik pada gambar Disk dan pilih Choose a virtual CD/DVD disk file untuk mencari dimana lokasi master Mikrotiknya



Sebelum melakukan Instalasi RoutersOS terlebih dahulu esetting slot Ethernet pada Virtual
Mikrotik. Klik kanan pada Mikrotik lalu Settings :


Akan tampil seperti gambar di bawah, klik pada tab Network di sebelah kiri, lalu Setting Adapter 1 Sebagai NAT (sumber internet Mikrotik).




Selanjutnya pada Adapter 2, aktifkan dengan menceklist enable Network lalu ubah Attached
to Bridged Adapter dan sesuaikan adapter networknya ,




Pada Adapter 3 juga pilih Bridged Adapter dan pada Adapter 4 sebagai Hosts-only Adapter

(Agar dapat di akses oleh Winbox). Seperti pada gambar di bawah :




  • 9) Selanjutnya klik Start untuk memulai menginstalasi Mikrotiknya

  • 10) Kemudian akan muncul kotak dialog “Welcome to Mikrotik Router Software Installation”

  • 11) Lalu ketikkan “a” untuk memberikan tanda pada semua opsi yang disediakan



12) Setelah itu, untuk melanjutkan proses instalasi ketikkan “y”




13) Tunggu sebentar hingga proses instalasi selesai dilakukan


14) Jika proses sudah berhenti *jangan tekan Enter karena akan me-restart dari awal” , pilih Device → CD/DVD Devices → hilangkan tanda centang pada Mikrotik-5.20.iso





15) Kemudian pilih Machine → Reset



16) Maka muncul kotak dialog, berikan tanda centang pada “Do not show this message again” agar tidak ditampilkan pemberitahuan tersebut lagi. Lalu pilih Reset


17) Tunggu sampai muncul kotak dialog login, kemudian pada Mikrotik Login ketikkan Admin


18) Maka akan muncul tampilan awal pada Mikrotik
Lalu tekan enter, dan Mikrotik siap untuk digunakan J Selesai


Sekarang Mikrotik RouterOS nya sudah terinstall di PC anda. Namun Mikrotik nya hanya bisa digunakan selama 24 jam saja karena masih dalam masa trial. Untuk bias membuatnya full versi, perlu dilakukan registrasi lisensi dulu.





Minggu, 12 Januari 2020

Modul 2.1 Konsep Dasar Jaringan Komputer

1. Pengertian Jaringan Komputer
  • Jaringan komputer adalah kumpulan dua atau lebih komputer yang saling berhubungan satu sama lain untuk melakukan komunikasi data dengan menggunakan protokol komunikasi melalui media komunikasi (kabel atau nirkabel), sehingga komputer-komputer tersebut dapat saling berbagi informasi, data, program-program, dan penggunakan perangkat keras secara bersama. Dalam hal ini komunikasi data yang bisa dilakukan melalui jaringan komputer dapat berupa data teks, gambar, video dan suara
  • Jaringan komputer adalah sekumpulan komputer individu (personal computer) yang dihubung-hubungkan dengan menggunakan protokol Transmission Control Protocoll/Internet Protocol (TCP/IP). Informasi dan data bergerak melalui kabel-kabel atau tanpa kabel sehingga memungkinkan pengguna jaringan komputer bisa saling bertukar dokumen dan data, mencetak pada printer yang sama, dan bersama-sama menggunakan hardware /software yang terhubung dengan jaringan.

Setiap komputer, printer, atau periferalyang terhubung dengan jaringan disebut node. Sebuah jaringan komputer bisa saja memiliki dua, puluhan, ribuan, atau bahkan jutaan node.

Beberapa manfaat yang dapat diperoleh dari jaringan komputer, yaitu sebagai berikut.
a. Resource sharing
Resource sharing yaitu penggunaan sumber daya yang ada secarabersama-sama. Misalnya, seorang pengguna yang berada 100 km jauhnya dari suatu data, ia tidak akan mendapatkan kesulitan dalam menggunakan data tersebut, seolah-olah data tersebut berada di dekatnya. Hal ini sering diartikan bahwa jaringan komputer mengatasi masalah jarak.
b. Reliabilitas tinggi
Dengan jaringan komputer kita akan mendapatkan reliabilitas yang tinggi dengan memiliki sumber-sumber alternative persediaan. Misalnya, semua file dapat disimpan atau dikopi oleh dua, tiga, atau lebih komputer yang terkoneksi dengan jaringan. Sehingga bila salah satu perangkat komputer mengalami kerusakan maka Salinan file atau dokumen di perangkat komputer lain masih dapat digunakan.
c. Menghemat uang
Dengan menggunakan jaringan, perusahaan dapat menghemat peralatan yang harus digunakan misalnya printer. Dengan adanya jaringan komputer, satu buah printer dapat digunakan oleh beberapa orang, sehingga perusahaan tidak perlu membeli printer untuk setiap kariyawan. Dengan demikian, jaringan komputer yang dibangun dapat menghemat biaya yang dikeluarkan.
d. Sarana komunikasi
Jaringan komputer dapat dimanfaatkan oleh perusahaan atau organisasi. Misalnya, ketika memberikan pengumuman rapat, pimpinan perusahaan tidak perlu mengirimkan surat kepada semua stafnya. Pimpinan perusahaan cukup mengirimkan undangan melalui jaringan komputer yang ada.

2. Prinsip kerja jaringan komputer
Jaringan komputer mempunyai sistem kerja yang saling berhubungan satu dengan yang lain. Prinsip kerja suatu jaringan komputer seperti berikut.
a. Metode pengiriman dan penerimaan data
Pengiriman dan penerimaan data pada jaringan dapat dibedakan menjadi tiga sebagai berikut.

  1. Transmisi unicast, yaitu paket data dikirimkan dari satu komputer ke satu alamat tujuan.
  2. Transmisi multicast, yaitu paket data komputer pengirim, lalu disalin dan dikirimkan ke beberapa alamat tujuan dalam kelompoknya
  3. Transmisi broadcast, yaitu paket data dari alamat pengirim yang disalin dan dikirimkan ke semua alamat tujuan dalam jaringan

b. Keamanan data dalam jaringan
Jika seperangkat komputer terhubung dengan sebuah jaringan internet, maka komputer rawan terhadap penyusupan dari luar. Jika seseorang dapat menyusup ke sebuah komputer, maka orang tersebut bisa mengambil data-data yang disimpan di komputer tersebut dan menggunakannya untuk kepentingan pribadi.

Ada dua bentuk aktivitas terhadap jaringan komputer, yaitu hacking dan cracking. Hacking adalah usaha memasuki sebuah jaringan dengan maksud mengeksplorasi ataupun mencari kelemahan sistem jaringa illegal. Cracking adalah usaha memasuki sebuah jaringan secara illegal dengan maksud mencuri, mengubah, atau menghancurkan file atau data yang disimpan di komputer-komputer yang ada di jaringan tersebut. Pelaku hacking disebut hacker , sedangkan pelaku cracking disebut cracker.

B. Jenis-jenis Jaringan Komputer
Berdasarkan jangkauannya, terdapat jenis-jenis seperti berikut.
1. PAN (Personal Area Network)
PAN adalah jaringan komputer yang digunakan untuk berkomunikasi antara dua perangkat atau lebih, bertukar data satu sama lain, ataupun menghubungkan ke jaringan yang lebih luas (misalnya internet). PAN dapat dilakukan dengan kabel antara bus komputer, seperti USB dan fareware. PAN yang menggunakan teknologi nirkabel disebut WPAN (Wireless PAN). Contoh WPAN, antara lain IrDA (Interfared Data Association) , Bluetooth, Z-Wave, dan Zigbee.

Jarak jangkauan WPAN sangat bervariasi dari beberapa sentimeter sampai beberapa meter. IrDA dan Bluetooth merupakan teknologi WPAN yang paling populer dibenamkan dalam mobile phone sampai decade ini. Namun, teknologi terbaru WPAN yang mulai populer saat ini adalah NFC (Near Field Comunication) yang bisa digunakan untuk alat pembayaran mobile (contactless payment system), bertukar informasi seperti jadwal, peta, bussiness card, dan coupon, hanya dalam waktu yang singkat singkat.

2. Local Area Network (LAN)
Local Area Network (LAN) merupakan jaringan milik pribadi dalam sebuah gedung atau kampus yang berukuran sampai beberapa kilometer. LAN sering kali digunakan untuk menghubungkan komputer-komputer pribadi dan workstation dalam kantor perusahaan atau pabrik-pabrik untuk memakai bersama resource (misalnya printer serta scanner) dan saling bertukar informasi.

LAN dapat dibedakan dari jenis jaringan lainnya berdasarkan tiga karakteristik, yaitu ukuran, teknologi transmisi, dan topologinya. LAN mempunyai ukuran yang terbatas dan dapat diketahui sebelumnya.dengan mengetahui keterbatasannya menyebabkan adanya kemungkinan untuk menggunakan jenis desain tertentu. Hal ini juga memudahkan manajemen jaringan. LAN sering kali menggunakan teknologi transmisi kabel tunggal. LAN tradisional beroprasi pada kecepatan mulai 10 sampai 100 Mbps (mega bit/detik) dengan delay rendah (puluhan mikrosekond) dan mempunyai factor kesalahan yang kecil. LAN-LAN modern dapat beroprasi pada kecepatan yang lebih tinggi, sehingga ratusan megabit/detik.

Keuntungan dari jaringan LAN sebagai berikut .

  • Pertukaran file dapat dilakukan dengan mudah (file sharing)
  • Pemakaian printer dapat dilakukan oleh semua client (printer sharing)
  • File-file data dapat disimpan pada server sehingga data dapat diakses dari semua client organisasi perusahaan sehingga keamanan data terjamin
  • File data yang keluar atau masuk dari dan ke server dapat dikontrol
  • Proses backup data menjadi lebih mudah dan cepat
  • Risiko kehilangan data oleh virus komputer menjadi sangat kecil
  • Komunikasi antarkaryawan dapat dilakukan dengan menggunakan e-mail dan chat


3. Metropolitan Area Network (MAN)
Metropolitan Area Network (MAN) pada dasarnya merupakan versi LAN yang berukuran lebih besar dan biasanya menggunakan teknologi yang sama dengan LAN. MAN dapat mencakup kantor-kantor perusahaan yang letaknya berdekatan atau juga sebuah kota dan dapat dimanfaatkan untuk keperluan pribadi (swasta) atau umum. MAN mampu menunjang data dan suara, bahkan dapat berhubungan dengan jaringan televise kabel. MAN hanya memiliki sebuah atau dua buah kabel dan tidak mempunyai elemen switching, yang berfungsi untuk mengatur paket melalui beberapa output kabel. Adanya elemen switching membuat rancangan menjadi lebih sederhana.

Keuntungan jenis jaringan komputer MAN ini di antaranya adalah cakupan wilayah jaringan lebih luas sehingga untuk berkomunikasi menjadi lebi efisien, mempermudah dalam hal berbisnis, dan juga keamanan dalam jaringan menjadi lebih baik.

Kerugian jenis jaringan komputer MAN, antara lain lebih banyak menggunakan biaya operasional , dapat menjadi target operasioleh para cracker untuk mengambil keuntungan pribadi, dan untuk memperbaikinya jaringan MAN diperlukan waktu yang cukup lama.

4. Wide Area Network (WAN)
Jangkauan jaringan WAN mencakup daerah geografis yang luas, sering kali mencakup sebuah negara, bahkan benua. WAN terdiri dari kumpulan mesin-mesin yang bertujuan untuk menjalankan program-program (aplikasi) pemakai.

Kita akan mengikuti penggunaan tradisional dan menyebut mesin-mesin ini sebagai host. Istilah End System kadang-kadang juga digunakan dalam literature. Host subnet adalah membawa pesan dari host ke hos liannya, seperti halnya sistem telepon yang membawa isi pembicaraan dari pembicara ke pendengar. Dengan memisahkan aspek komunikasi murni sebuah jaringan (subnet) dari aspek-aspek aplikasi (host), rancangan jaringan lengkap menjadi jauh lebih sederhana.

Pada sebagian WAN, subnet terdiri dari dua komponen, yaitu kabel transmisi dan elemen switching. Kabel transmisi (disebut juga sirkuit, channel, atau trunk) memindahkan bit-bit dari satu mesin ke mesin lainnya.

Keuntungan jaringan WAN sebagai berikut.

  1. Server kantor pusat dapat berfungsi sebagai bank data dari kantor cabang
  2. Komunikasi antarkantor dapat menggunakan e-mail dan chat
  3. Dokumen atau file yang biasanya dikirimkan melalui facsimile ataupun paket pos, dapat dikirim melalui e-mail dan transfer file dengan biaya yang relative murah dan dalam jangka waktu yang sangat cepat
  4. Pooling dan updating data antarkota dapat dilakukan setiap hari pada waktu yang ditentukan

5. Internet
Sebenarnya terdapat banyak jaringan di dunia ini, sering kali menggunakan perangkat keras dan perangkat lunak berbeda-beda. Orang yang terhubung ke jaringan sering berharap untuk bisa berkomunikasi dengan orang lain yang terhubung ke jaringan lainnya. Keinginan seperti ini memerlukan hubungan antar jaringan yang sering kali tidak kompatibel dan berbeda. Biasanya untuk melakukan hal ini diperlukan sebuah mesin yang disebut gateway guna melakukan hubungan dan melaksanakan terjemahan yang diperlukan, baik perangkat keras maupun perangkat lunaknya. 

Kumpulan jaringan yang terinterkoneksi inilah yang disebut dengan internet.
Berikut beberapa fungsi/manfaat dari penggunaan internet.

  1. Menambah wawasan dan pengetahuan
  2. Komunikasi menjadi lebih cepat
  3. Mudahnya berbelanja di internet
  4. Internet sebagai wahan hiburan
  5. Memudahkan pencarian lowongan pekerjaan
  6. Pentingnya internet dalam dunia bisnis


Gambar PAN, LAN, MAN, WAN


6. Wireless (jaringan tanpa kabel)
Jaringan tanpa kabel merupakan suatu solusi terhadap komunikasi yang tidak bisa dilakukan dengan jaringan yang menggunakan kabel. Misalnya orang yang ingin mendapat informasi atau melakukan komunikasi walaupun sedang berkendara di atas mobol atau kendaraan lainnya, maka ,utlak jaringan tanpa kabel diperlukan karena koneksi kabel tidaklah mungkin dibuat didalam mobil atau kendaraan lainnya. Saat ini jaringan tanpa kabel sudah marak digunakan denga memanfaatkan jasa satelit dan mampu memberikan kecepatan akses yang lebih cepat dibandingkan dengan jaringan yang menggunakan kabel.

Jaringan tanpa kabel mempunyai berbagai manfaat, yang telah umum dikenal adalah kantor portable. Orang yang sedang dalam perjalanan sering kali ingin menggunakan peralatan elektronik portabelnya untuk mengirim atau menerima telepon, facsimile, e-mail, membaca file jarak jauh, login ke mesin jarak jauh, dan sebagainya.  Mereka juga ingin melakukan hal-hal tersebut di mana saja, darat, laut dan udara. Jaringan tanpa kabel sangat bermanfaat untuk mengatasi masalah-masalah tersebut.


Jenis – Jenis Jaringan Komputer
Yudianto (2007) mengatakan pula bahwa pada dasarnya, jaringan komputer merupakan suatu bentuk interkoneksi atau hubungan antar komputer, yang pada dasarnya memilki beberapa jenis, ditinjau dari 4 aspek atau bagian. Berikut ini adalah beberapa jenis dari jaringan komputer :

1. Berdasarkan Jangkauan Geografis

Apabila dibedakan menurut jangkauan geografisnya, maka jaringan komputer dapat dibagi dan dibedakan menjadi 3 jenis jaringan, yaitu :
  1. Jaringan Lokal (LAN) atau Local Area Network.
  2. Jaringan perkotaan (MAN) atau Metropolitan Area Network.
  3. Jaringan luas (WAN) Wide Area Network.

 
Gambar Jarak, Tempat dan Nama Jaringan


2. Berdasarkan Distribusi Data atau Sumber Informasi

Aspek berikutnya dalam pembagian jenis jaringan adalah berdasarkan distribusi data. Apabila dilihat berdasarkan distribusi data, maka, jaringan komputer dapat dibedakan menjadi 2 jenis, yaitu :

  1. Jaringan terpusat (Centralized Network) yaitu jaringan yang terdiri dari komputer client dan komputer server dimana komputer client bertugas sebagai perantara dalam mengakses sumber informasi atau data yang berasal dari komputer server.
  2. Jaringan terdistribusi merupakan hasil gabungan dari beberapa jaringan terpusat sehingga memingkinkan beberapa komputer server dan client dapat saling terhubung dan membentuk suatu sistem jaringan.


3. Berdasarkan Media Transmisi dari Jaringan Komputer

Jaringan komputer membutuhkan media untuk dapat mentransmisikan paket data yang akan dibagikan antar komputer. Karena itu, jaringan komputer juga dapat dibedakan menjadi 2 jenis jaringan apabila dilihat dari media transmisi jaringannya :

Jaringan kabel (Wired network) adalah sebuah jaringan yang berfungsi untuk satu komputer dengan komputer lain, diperlukan penguhubung berupa kabel jaringan. Kabel jaringan berfungsi dalam mengirim informasi dalam bentuk sinyal listrik atau komputer jaringan.

Kelebihannya:
  • Relatif murah
  • Tingkat keamanan relatif tinggi
  • Performa / Stabilitas jaringan dan bandwith yang lebih tinggi dan lancer
  • Mudah dalam instalasi
  • Biaya yang murah dalam investasi jaringan
Kelemahannya:
  • Kerapian yang kurang(nilai estetika) karena kabel yg berantakan /sembraut
  • Jangkauan dan akses client yang terbatas
  • Susah jika ada perluasan jaringan
  • Wired LAN harus di tempatkan di tempat yang aman
  • Security pada wired LAN akan hilang pada saat kabel jaringan di potong

Jaringan nirkabel (Wireless network) dalah bidang disiplin yang berkaitan dengan komunikasi antar sistem komputer tanpa menggunakan kabel. Jaringan nirkabel ini sering dipakai untuk jaringan komputer baik pada jarak yang dekat (beberapa meter, memakai alat/pemancar bluetooth) maupun pada jarak jauh (lewat satelit). Bidang ini erat hubungannya dengan bidang telekomunikasi, teknologi informasi, dan teknik komputer. Jenis jaringan yang populer dalam kategori jaringan nirkabel ini meliputi: Jaringan kawasan lokal nirkabel (wireless LAN/WLAN), dan Wi-Fi.

Jaringan nirkabel biasanya menghubungkan satu sistem komputer dengan sistem yang lain dengan menggunakan beberapa macam media transmisi tanpa kabel, seperti: gelombang radio, gelombang mikro, maupun cahaya infra merah.

Kelebihannya :
  • Jaringan rapi dan mempunyai nilai estetika,tidak ada kabel yg sembraut
  • Kemudahan proses instalasi
  • Mudahuntuk perluasan jaringan
  • Pengurangan anggaran biaya
  • Jangkauan luas
  • Pemeliharaan murah
  • Infrastruktur berdimensi kecil
Kelemahannya:
  • Gangguan gelombang jaringan
  • Keamanan data kurangterjamin
  • Konfigurasi yang lebih rumit
  • Kapasitas jaringan terbatas
  • Biaya investasi cukup mahal
  • Tidak stabil dan terpengaruh cuaca
  • Kapasitas jaringan karena keterbatasan spektrum

4. Berdasarkan Peran Komputer Dalam Proses Transmisi Data

Dengan adanya banyak komputer yang saling terhubung satu sama lain di dalam sebuah jaringan, maka ada 2 jenis jaringan yang dibedakan menurut peranan komputer sebagai perangkat keras jaringan komputer. Berikut ini adalah jenisnya :

Client-to-Server Connection 
Client Server adalah suatu bentuk arsitektur jaringan, yang dimana client adalah sebuah perangkat yang menerima yang akan menampilkan dan menjalankan suatu aplikasi.

Server adalah komputer yang menyediakan fasilitas bagi komputer-komputer lain didalam jaringan dan client adalah komputer-komputer yang menerima atau menggunakan fasilitas yang disediakan oleh server. Server dijaringan tipe client-server disebut dengan Dedicated Server karena murni berperan sebagai server yang menyediakan fasilitas kepada workstation dan server tersebut tidak dapat berperan sebagai workstation.

Karakteristik sistem jaringan client server

  • Sharing resources (sumber daya) - Server bisa melayani beberapa client pada waktu yang sama, dan meregulasi akses bersama untuk share sumber daya dalam menjamin konsistensinya.
  • Pesan berbasiskan komunikasi - Interaksi   server   dan   client   melalui   pengiriman   pesan   yang   menyertakan permintaan dan jawaban.


Peer to Peer Connection
Jaringan peer to peer juga disebut dengan workgroup. Karena workgroup mempunyai konotasi yaitu kolaborasi tanpa ada nya pusat kontrol (server). Peer to Peer dapat di bangun hanyan dengan sebuah sistem operasi yang terinstall didalam komputer dan terhubungnya beberapa komputer secara fisik.
Sistem jaringan ini biasa digunakan dirumah, kantor, sekolah. Pemakai komputer yang memiliki sebuah komputer baru tidak perlu membuang komputer lamanya. Dengan memasang Network Card atau kartu jaringan pada komputer tersebut, maka kedua komputer dapat dihubungkan dengan kabel khusus yang digunakan untuk sistem jaringan.

Karakteristik jaringan Peer to peer
  1. Tidak memiliki sebuah komputer yang berfungsi sebagai server terdedikasi. 
  2. Setiap komputer dalam jaringan merupakan server dan  sekaligus juga klien.
  3. Tidak adanya kontrol pada pengaturan keamanan jaringan
  4. Tidak memerlukan spesifikasi komputer yang setara untuk dapat terhubung dalam satu jaringan.